Ini dia 6 November 2015, hari yang Sheilagank Lombok tunggu-tunggu, konser Sheila on 7 dengan tema Back to 90's yang diselenggarakan oleh Javana Creative. Hujan rintik-rintik sore itu tak menghalangi kami untuk datang lebih awal. Sekitar jam 5 sore kami stand by dan berkumpul dengan memakai kaos kebanggaan plus atribut lengkap (spanduk, stiker, pin dll). Menurut hasil pemantauan, penonton bukan cuma yg usianya belasan seperti Sheilagank Lombok (cieee), tapi berkisar usia 20-50an loh.
Sembari menunggu open gate, kami mulai membagikan sticker, promosi komunitas Sheilagank Lombok, foto bersama, yel-yel sampai wawancara dengan salah satu radio lokal. Gate dibuka sekitar jam 8 malam. Sheilagank Lombok terbagi ke ruas festival dan vip dengan dipersenjatai spanduk lengkap menyerbu ke Ballroom hotel Lombok Raya yang juga dipadati penonton lainnya, hihi.
Kami rasanya sudah tidak sabar menunggu penampilan Sheila on 7. Penampilan 2 band lokal pembuka sebenarnya cukup menghibur tapi justru membuat kami makin tidak sabar. Penonton sudah gaduh meneriakan "sheila..sheila..sheila", sampai akhirnya eng ing eng...muncullah satu demi satu, Mas Brian, Mas Adam, Mas Eross dan Mas Duta. Semua teriak histeris!
 |
Mas Duta dan Mas Eross |
 |
Mas Brian dan Mas Adam |
13 lagu digeber habis-habisan. Semua penonton berubah jadi back up singer nya Sheila on 7 yang hafal hampir semua lirik lagu dan kompak bergerak mengikuti setiap hentakan musik Sheila on 7. Salah satu momen yang kami nantikan adalah saat bernyanyi bersama dan menghayati lagu Pemuja Rahasia mengikuti aba-aba mas Duta. Ruangan menjadi redup dan cuma diterangi senter atau lampu HP, suasananya romantis tis tis.
 |
Mas Eross with the Sapuk |
Jreeeng, kejutan bagi kami Sheilagank Lombok saat mas Eross dipakaikan Sapuk khas Lombok dari Sheilagank Lombok sepanjang satu lagu. Kami merasa tersanjung, sapuk yang kami siapkan akhirnya dipakai. Terima kasih buat mas Jey yang sudah membantu mengkoordinasikannya dengan manajemen Sheila on 7.
 |
Menanti meet and greet usai konser |
Konser selesai, kami rasanya belum rela. Kami masih terus stand by di hotel hingga jam 12 malam untuk mengantisipasi jika Sheila on 7 berkenan menyapa kami melalui meet and greet malam itu. Beberapa anggota sudah goler-goler di lantai karena capek jingkrak-jingkrak, beberapa terlihat kurus karena berat badannya turun 5kg setelah lompat dan jungkir balik selama konser, sisanya bicara pakai bahasa isyarat karena suara habis ikutan nyanyi (hahaha).
 |
Back up singernya tepar |
Setelah mendapat kepastian dari Mas Supre bahwa meet and greet tidak mungkin dilaksanakan malam ini, kami memutuskan untuk turun dan sudah siap untuk birthday surprise dua anggota Sheilagank yang sama-sama ulang tahun tanggal 7 November, yaitu bang Genz dan mbak Indah.